Postingan

Menampilkan postingan dengan label Tarekat

BERTAREKAT, BERSIKAP HATI-HATI DAN SUNGGUH-SUNGGUH DALAM BERAMAL

Ngaji Suluk II (4) BERTAREKAT, BERSIKAP HATI-HATI DAN SUNGGUH-SUNGGUH DALAM BERAMAL "Dan tarekat adalah mengambil dengan hati-hati seperti sikap wara’." "Dan bersungguh-sungguh seperti melaksanakan riyadhah dengan tunduk (jungkung)." (Syaikh Zainuddin bin Ali al-Malibari) Bait di atas adalah salah satu nazham yang ada dalam Hidayatul Adzkiya ila Thariqil Adzkiya, pada No. 7 (versi terlampir dalam Kifayatul Adzkiya wa Minhajul Ashfiya’, Darul Kutub al-Ilmiyyah, Beirut, 1971, hlm. 10). Bait di atas, menjelaskan bahwa orang yang disebut melakukan tarekat dan menjalani hidup bertarekat, adalah menjalani sikap hidup dengan hati-hati berlandaskan ilmu, dan bersungguh-sungguh dalam melakukan riyadhah. Kehati-hatian dicontohkan dengan melakukan sikap hidup wara’  dan bersungguh-sungguh dicontohkan mau menjalani riayadhah. Aspek Wara’ Orang yang menjalani hidup bertarekat, diharuskan mengambil amal-amal syariat dengan hati-hati, tidak mengambil aspek yang ringan