Postingan

Menampilkan postingan dengan label Graha Pencerah Jiwa

ALLOH ITU MAHA BAIK DAN SANGAT BAIK

Saudaraku, Alloh itu maha baik, dan sangat baik. Tapi Alloh suka menyembunyikan kebaikan-Nya. Alloh itu maha baik, semua kebaikan datangnya dari Alloh. Tapi Alloh suka menyembunyikan kebaikan-Nya. Andai kalian mau tafakur untuk melihat kebaikan Alloh. Kau pasti akan berterimakasih pada-Nya, akan syukur pada-Nya. kau pasti akan jatuh hati pada-Nya, kau akan mencintai-Nya. a. Alloh sembunyikan kebaikan-Nya di balik usahamu. Awalnya Alloh jadikan dirimu kerja keras. Kemudian Alloh jadikan dirimu kaya. Kerja keras dari Alloh, kaya dari Alloh, semuanya dari Alloh. Banyak orang berfikir, kaya karena usaha dan kerja kerasnya. b. Alloh sembunyikan kebaikan-Nya lewat tangan-tangan hamba. Semua kebaikan sumbernya dari Alloh, manusia hanya sarana. Kebaikan orang tua, itu hakekatnya kebaikan Alloh untukmu. Kebaikan suami / istri, itu hakekatnya kebaikan Alloh untukmu. Kebaikan orang lain, itu hakekatnya kebaikan Alloh untukmu. c. Alloh sembunyikan kebaikan-Nya, tak nampak di mata. Alloh gerakkan k

BANGGA PUNYA TUHAN ALLOH

BANGGA PUNYA TUHAN ALLOH Saudaraku, kita pernah berucap, rhoditu billahi robba, aku ridho Alloh menjadi tuhanku. Mestinya kita bangga punya tuhan Alloh. Alloh, tuhanku adalah menciptakan alam ini. Alloh, tuhanku adalah penguasa alam ini. Kepada Alloh, kami mengabdi. Kepada Alloh, kami selalu minta pertolongan. Aku bangga, pada Alloh tuhanku yang maha baik. Dia selalu memberi yang terbaik pada setiap hamba-Nya. Aku bangga, pada Alloh tuhanku yang maha kasih sayang. Dia mengatur kehidupan ini dengan kasih sayang. Aku bangga pada Alloh, aku menyembah Alloh dengan tulus. Aku bangga pada Alloh, aku meminta hanya pada Alloh. Aku bangga pada Alloh, tidak ada tuhan selain Dia. Aku bangga pada Alloh, tidak ada sekutu bagi-Nya. Aku bangga pada Alloh. Dia selalu memberi, diminta atau tanpa diminta. Aku bangga pada Alloh. Dia mencukupi, merawat, menjaga, menyayangi, diam-diam. Aku bangga pada Alloh. Hidupku, ibadahku, dan kelak matiku hanya untuk Alloh. Renungan: Ada seorang raja yang blusukan ke

PENCAPAIAN PRIBADI DAN PENCAPAIAN SOSIAL

Saudaraku, mengapa harus bangga dengan pencapaian pribadi, padahal Alloh ingin kalian punya pencapaian sosial. Pencapaian pribadi adalah keberhasilan untuk diri sendiri. Bisa hidup kaya, serba ada, serba tersedia, mudah didapat. Punya kedudukan, punya jabatan, terhormat, dan terpuji. Punya ilmu, punya deretan gelar, dan segudang prestasi. Namanya melambung, wajahnya terpampang di berbagai media. Pencapaian sosial adalah kemanfaatan diri untuk orang lain. Khoirukum anfa'akum lin nas. (ayat) Sebaik-baik kalian adalah yang banyak manfaatnya. Inni jailun fil ardy kholifah. (ayat) Alloh jadikan kalian sebagai pengelola di bumi. Apa yang sudah kau berikan pada umat ini. Apakah hartamu, sudah dipakai untuk menolong orang lain. Apakah ilmumu, sudah dipakai untuk kesejahteraan orang lain. Apakah jabatanmu, sudah memudahkan urusan orang lain. Apakah tenarmu, sudah bisa menyejukkan orang lain. Keberhasilan diri, tanpa manfaat bagi orang lain, itu akan sia-sia. keberhasilan diri, tanpa kepedul

JADILAH PRIBADI YANG MENYENANGKAN

Saudaraku, jadilah dirimu pribadi yang menyenangkan, agar banyak penggemarnya dan banyak rezekinya. Pribadi yang menyenangkan. Dia akan menarik banyak orang. Dia akan punya banyak penggemar. Kedatangannya selalu disambut dengan suka ria. Kehadirannya dirindukan orang, dengan sepenuh hati. Pribadi yang menyenangkan. Apapun usahanya akan maju. Apapun bisnisnya akan lancar tidak banyak rintangan. Dimanapun dia berada, akan punya banyak saudara. Setiap waktu, setiap saat, rezeki datang berlimpah. Jadilah pribadi yang menyenangkan. - Selalu menghargai dan menghormati orang lain. - Selalu ingin memberi, ingin melayani, dan ingin membahagiakan. - Hati-hati dalam bicara, bertindak, jangan sampai lukai orang. - Rendah hati, lemah lembut, sopan, penuh cinta dan kasih sayang. - Bila jumpa orang selalu mengosongkan diri, dan tidak pamer diri. - Suka mendengarkan, suka memperhatikan, suka memuji. Jangan jadi pribadi yang menyebalkan. - Selalu membanggakan diri, dan merendahkan orang lain. - Selalu

MINTA SAJA PADA PEMILIKNYA

Saudaraku, bila kau ingin kaya, minta saja pada pemiliknya. Alloh pemilik semua harta kekayaan ini. Alloh pemilik dunia ini. Alloh pemilik alam ini. Alloh pemilik bumi langit dan seisinya. Mudah bagi Alloh menjadikan dirimu kaya. Bahkan bila semua manusia minta kaya. Mudah bagi Alloh menjadikan semua manusia kaya. Dan hal itu tidak mengurangi kekayaan Alloh, walau sedikitpun. Semua kerajaan bumi dan langit, ada di tangan Alloh. Semua perbendaharaan bumi dan langit, ada di tangan Alloh. Tinggal bilang : Kun, fayakun. Tinggal bilang: Jadi, maka jadilah. Ringan bagi Alloh menjadikan kalian semua kaya. Tapi masalahnya, siapkah kalian jadi orang kaya. Siapkah kalian menggunakan harta hanya untuk bekal ibadah. Siapkah kalian tidak menyalahgunakan nikmat untuk maksiat. Siapkah kalian tidak sombong, dan tidak tinggi hati setelah kaya. Siapkah kalian tetap rendah hati walau sudah kaya. Siapkah kalian menyayangi fakir miskin. Siapkah kalian menyantuni anak yatim. Renungan: Perhatikan kehidupan Q

NASEHAT TERBAIK UNTUK ORANG LAIN

Saudaraku, nasehat terbaik untuk orang lain adalah dengan memberi contoh. Nasehat  yang terindah untuk orang lain, adalah dengan memberi suri tauladan. Orang yang lebih tua, cenderung menuntut pada yang lebih muda. Dia ingin agar yang lebih muda bisa berhasil dan bisa lebih baik. Caranya dengan memberi arahan, teguran, atau nasehat. Nasehat adalah bentuk kasih sayang dan kepedulian. Besar marah Alloh pada orang yang mengajak, tapi belum mengamalkan. (Ayat) Mestinya orang yang mengajak pada kebaikan, dirinya sudah melakukan kebaikan lebih dulu. Mustahil, orang mengajak kebaikan, tapi dia tidak melakukannya. Mustahil, orang melarang kejelekan, tapi dia melakukannya. Bicara itu mudah, mengajak itu gampang, lidah itu tidak bertulang. Tapi memulai dari diri sendiri itu amatlah sulit. Sebenarnya, bila kau berbuat baik, dan hidupmu menjadi baik. Maka cepat atau lambat, orang mencontohmu. Tak perlu banyak bicara, dan tak perlu banyak nasehat. Renungan: Ada seorang bapak memberi nasehat pada an

PUNYA SATU ILMU, LEBIH BAIK

Saudaraku, punya satu ilmu yang diamalkan itu lebih baik, daripada punya banyak ilmu, tapi tidak diamalkan. Ilmu tanpa amal, bagaikan pohon tanpa buah. Ilmu yang diamalkan, bagaikan pohon yang berbuah. Ilmu yang banyak diamalkan, bagaikan pohon banyak buah. Punya satu pohon yang berbuah, lebih baik dari pada punya banyak pohon tanpa buah. Ilmu tanpa amal, akan sia-sia. Iman tanpa amal kebajikan, akan sia-sia. Doa tanpa tindakan, akan sia-sia. Cita-cita tanpa langkah, akan sia-sia. Harapan tanpa kerja keras, akan sia-sia. Keinginan tanpa perbuatan, akan sia-sia. Indahnya pohon, bila berbuah. Indahnya ilmu, bila diamalkan. Manisnya iman, bila disertai amal sholeh. Terkabulnya doa, bila diiringi kerja keras. Terwujudnya cita-cita, bila disertai perjuangan. Harapan akan terwujud, bila kita melangkah. Keinginan akan jadi kenyataan, bila kita berjuang serius. Renungan: Ada seorang pemburu. Dengan bekal banyak senjata dia masuk hutan. Di tengah hutan dia jumpa seekor singa. Saking kagetnya, d

NRIMO ING PANDUM

Saudaraku, nrimo ing pandum artinya menerima dengan senang hati apapun yang Alloh berikan. Merasa cukup dan merasa puas dengan nikmat. Tidak merasa kurang dan tidak minta tambahan nikmat. Orang jelek, akan selalu merasa kurang dengan nikmat Alloh. Orang baik, akan merasa Ikhlas dengan pemberian Alloh, Orang luar biasa, akan merasa puas, dan syukur atas nikmat Alloh. Nrimo ing pandum yang jelek. Setelah mendapatkan nikmat pertama, dia larut menikmatinya. Dia diam, duduk manis, sambil menikmatinya. Nrimo ing pandum yang baik. Setelah mendapatkan nikmat pertama, menggapai nikmat kedua. Makin banyak nikmat yang didapatkan, maka akan makin banyak amal kebaikan yang bisa kita kerjakan. Memberi makan pada seribu orang, akan lebih baik daripada memberi makan hanya seratus orang. Gunakan nikmat yang didapat, untuk sarana berkasih sayang. Renungan: Sulaiman as, adalah orang yang kaya raya. Dia pandai bersyukur. Hartanya ditambah terus, karena syukurnya. Dia ahli sedekah. Hartanya ditambah terus,

MANUSIA ITU BUKAN KELEDAI

Saudaraku, hanya keledai yang jatuh dua kali di tempat yang sama. Manusia itu bukan keledai, tidak boleh jatuh dua kali. Manusia punya akal pikiran. Harus bisa merenung, berfikir, dan mengambil pelajaran. Kalau pernah jatuh pada suatu tempat, pada suatu masalah. Dia harus lebih hati-hati, agar tidak jatuh yang kedua kali. Binatang tidak punya pikiran, keledai tidak punya akal. Mereka tidak bisa merenung, apalagi mengambil pelajaran. Kalau mereka jatuh berkali-kali pada tempat yang sama, itu wajar. Namanya juga binatang, namanya juga keledai. Kalau menyakiti orang tua, hidupnya jadi sial. Kok, masih menyakiti orang tua terus, itu namanya keledai. Kalau nonton sepak bola, malamnya tidak bisa tahajud. Kok, nonton sepak bola terus, itu namanya keledai. Kalau punya hutang, hidupnya tidak nyaman. Kok, masih mencari hutang terus, itu namanya keledai. Kalau selingkuh, rezekinya mampet-pet. Kok, berani selingkuh terus, itu namanya keledai. Renungan: Ada orang miskin, yang hidup menderita. Dia k

TUBUH AKAN OTOMATIS, MELAKUKAN KEBAIKAN

Saudaraku, bila kita membiasakan diri berbuat kebaikan, maka tubuh akan otomatis melakukan kebaikan. Berbuat baik itu awalnya dipaksa. Berbuat baik itu awalnya dilatih. Berbuat baik itu awalnya, dipacu dengan imbalan. Lama-lama, akan terbiasa melakukan kebaikan. Tanpa dipaksa, atau tanpa diberi imbalan. Lama-lama, tubuh akan otomatis melakukan kebaikan. Tanpa disuruh, tanpa diperintah. Lama-lama, akan terbiasa melakukan kebaikan. Kalau tidak melakukan, jiwa akan terasa hampa dan gersang. Lama-lama, tubuh akan otomatis melakukan kebaikan. Tanpa disuruh, tanpa diperintah. Membiasakan diri melakukan ibadah. Suatu saat, tubuh akan otomatis beribadah. Melatih diri melakukan amal. Suatu saat, tubuh akan otomatis beramal. Suatu saat amal dan ibadah itu menjadi suatu kebutuhan. Suatu saat amal ibadah, jadi suatu kesenangan dan kenikmatan. Renungan: Awalnya tahajud itu berat, berat sekali, ngantuk, dan lelah. Setelah memaksakan diri, melatih diri, dan membiasakan diri. Akhirnya setiap penghujun

CARI RIDHO ALLOH, DENGAN MENYENANGKAN ALLOH

Saudaraku, mencari ridho Alloh itu maksudnya menyenangkan Alloh. Semua amal ibadah kita itu untuk menyenangkan Alloh. Ridho Alloh itu kesukaan Alloh, kesenangan Alloh. Mencari ridho Alloh itu agar Alloh suka, agar Alloh senang. Semua amal ibadah kita itu agar Alloh merasa senang. Cegah maksiat itu agar Alloh tidak benci, agar Alloh tidak marah. Ibadah itu tidak mencari surga. Tidak mungkin kita menukar ibadah dengan surga. Ibadah itu agar Alloh suka pada kita, agar Alloh senang pada kita. Kalau Alloh suka pada kita, kalau Alloh mencintai kita. Tidak mungkin, Alloh memasukkan kita ke dalam neraka. Seorang ibu tidak mungkin memasukkan anaknya ke dalam api. Alloh senang kalau tubuh kita patuh pada-Nya. Kita hidup selalu dalam ketaatan, banyak amal, banyak ibadah. Banyak memberi, banyak berbagi, banyak peduli. Suka sedekah, infaq, wakaf. Alloh lebih senang lagi, kalau pikiran kita patuh pada-Nya. Tafakur, merenungkan ciptaan Alloh. Berzikir, mengingat Alloh, mengingat kebaikan, kasih sayan

BIASAKAN DIRI MELAKUKAN AMAL KECIL

Saudaraku, biasakan dirimu melakukan amal kecil. Karena kita tidak tahu, amal mana yang akan diterima Alloh. Amal kecil itu amal yang ringan dan enteng. Amal kecil itu amal yang sepele dan sederhana. Amal kecil itu murah, tidak butuh biaya mahal. Amal kecil itu gampang, tidak butuh tenaga besar. Amal kecil itu amal yang nyaris terabaikan oleh manusia. Biasakan diri melakukan amal kecil. Karena kita tidak tahu, amal mana yang akan diterima Alloh. Biasakan diri melakukan amal kecil. Kita tidak tahu, amal mana yang mendatangkan keberuntungan. Biasakan diri melakukan amal kecil. Kita tidak tahu, amal mana yang selamatkan kita dunia akherat. Besar kecilnya amal itu bukan karena amalnya. Besar kecilnya amal itu karena niatnya untuk Alloh. Besar kecilnya amal itu karena ikhlas mengharap ridho Alloh. Benar-benar ingin menyenangkan Alloh. Tidak ada amal kecil, bila dilakukan dengan ikhlas untuk Alloh. Kecil di mata manusia, tapi besar di mata Alloh. Tidak ada amal besar, bila riya', dilakuk

YANG BERMASALAH ITU HATI, BUKAN REZEKI

Saudaraku, bila hati merasa kurang, yang bermasalah itu hati bukan rezeki. Karena Alloh sudah janji, akan mencukupi rezeki hamba. Alloh itu sebaik-baik pemberi rezeki. Alloh tahu, apa yang diperlukan hamba. Alloh tahu, kapan hamba membutuhkan. Alloh tahu, berapa yang dibutuhkan hamba. Manusia itu makhluk yang serakah. Kalau disuruh memilih, maka akan dipilih semuanya. kalau ditanya kapan butuh, maka akan minta secepatnya. Kalau ditanya berapa, maka akan minta sebanyak-banyaknya. Hati manusia itu tidak pernah puas. Ditambah rezekinya, akan bertambah kebutuhannya. Makin banyak uangnya, akan makin banyak muncul keinginannya. Lantas, kapan cukupnya, tidak akan pernah merasa cukup. Lantas, kapan puasnya, tidak akan pernah merasa puas. Selalu kurang, minta tambah, rakus, serakah dan tamak. -Bila ada ember bocor, diisi air terus, tapi tidak bisa penuh. Itu yang bermasalah embernya, bukan airnya. -Bila ada kolam bocor, diisi air terus, tapi tidak bisa penuh. Itu yang bermasalah kolamnya, bukan

 PRESTASI RUHANI, TIDAK DIKELILINGI PENDENGKI

Saudaraku, prestasi ruhani itu tidak dikelilingi oleh para pendengki. Karena prestasi ruhani itu tidak nampak. Prestasi atau pencapaian jasmani itu nampak. Sehingga pencapaian jasmani, dikelilingi oleh para pendengki. Makin banyak pencapaiannya, makin banyak musuhnya. Punya rumah megah, banyak yang iri, banyak musuhnya. Punya mobil mewah, banyak yang iri, banyak saingannya. Punya jabatan tinggi, banyak yang iri, banyak yang tidak suka. Punya banyak  gelar, banyak yang iri, banyak harap jatuhnya. Prestasi atau pencapaian ruhani itu tidak nampak. Sehingga pencapaian ruhani, tidak dikelilingi para pendengki. Walau banyak pencapaiannya, tetap tidak punya musuh. Kenal dan dekat Alloh, tidak ada yang iri, tidak punya musuh. Cinta dan bersama Alloh, tidak ada yang iri, tidak punya musuh. Khusuk dan nikmat ibadah, tidak ada yang iri, tidak punya musuh. Suka beramal, suka sedekah, tidak ada yang iri, tak punya musuh. Padahal pencapaian Ruhani itu sangat dahsyat. Iman yang kuat, ketenangan yang

ALLOH SANGAT MELIHAT, TAMPILAN RUHANI

Saudaraku, Alloh tidak melihat pakaianmu, Alloh tidak melihat tubuhmu, tapi Alloh sangat perhatikan tampilan ruhanimu. (hadis) Manusia melihat kecantikan wajahmu, percantik wajahmu. Alloh melihat kecantikan ruhanimu, percantik ruhanimu. Kecantikan ruhani, lebih utama daripada kecantikan jasmani. Siapa yang mau menikah dengan gadis cantik, tapi stress. Alloh, sangat memperhatikan tampilan ruhani. Alloh tidak melihat pakaianmu, Alloh tidak melihat tubuhmu, Tapi Alloh sangat perhatikan tampilan ruhanimu. (hadis) Menghadap Alloh dengan kebersihan hati. Alloh, sangat memperhatikan unsur ruhani. Ketika malaikat disuruh sujud pada Adam as, mereka sujud. Karena mereka melihat Adam as dari sisi ruhaninya. Ruh Adam as adalah Nurulloh, berasal dari Cahaya Ilahy. Nabi saw, sangat memperhatikan urusan ruhani. Innama bu'istu liutammima makariman akhlak. (ayat) Aku diutus untuk menyempurnakan akhlak, tampilan ruhani. Keindahan manusia ada pada keindahan akhlaknya. Manusia, sangat memperhatikan ta

MENCINTAI ALLOH

Siapapun yg cinta Alloh ... Akan dicintai oleh Alloh ... Akan dicintai oleh semuanya ... Karena semua makhluk ruh nya di tangan Alloh ... Kekasih Alloh itu bibirnya selalu basah .. Dengan kalimat, la ilaha illalloh ... Kekasih Alloh itu hatinya gak pernah risau ... Karena mereka hidup selalu bersama Alloh ... Kekasih Alloh itu ... Bahagianya bila melihat orang lain bahagia ... Susahnya bila melihat orang lain susah .... Kehadirannya, akan jadi pelengkap kebahagiaan orang lain ... Robby, jadikan kami salah satu dari ... Deretan para kekasih Mu ..  Aamiin ...

ALLOH SUKA PADA ORANG YANG TENANG

Saudaraku, Alloh suka pada orang yang tenang. Orang tenang itu tanda imannya kuat. Orang tenang itu yakin dengan janji Alloh. Orang tenang itu jiwanya stabil, tidak mudah terpengaruh. Orang tenang itu imannya kuat, yakin dengan pengaturan Alloh. Orang tenang itu tidak banyak keinginan dan kesenangan. Orang tenang itu hidup dalam ketaatan dan selalu bersama Alloh. Orang tenang itu tidak ragu, dengan jaminan rezeki Alloh. Alloh tidak pernah salah dalam berbagi rezeki, semua punya jatah. Jatah rezekinya tidak mungkin diambil orang. Orang tenang itu tidak susah, bila doanya belum terkabul. Dia yakin, Alloh sedang mematangkan dan menyiapkan jiwanya. Agar siap menerima pengabulan doa yang dia panjatkan. Orang tenang itu tidak sedih, bila diuji. Dia yakin, akan dapat banyak hikmah kebaikan di balik ujian hidup. Ujian hidup adalah cara Alloh membesarkan hamba-Nya. Orang tenang itu tidak protes, bila gagal. Dia yakin, Alloh sedang mempersiapkan keberhasilan lebih besar. Dan persiapan itu butuh

MEMBANGUN KESADARAN, HIDUP ITU SEMENTARA

Saudaraku, kita harus bisa membangun kesadaran, bahwa hidup itu sementara. Perjalanan hidup ini hanya sementara dan cepat sekali. Membangun kesadaran itu ingatkan jiwa yang lalai atau terlena. Membangun kesadaran itu ingatkan diri pada apa yang terjadi. Bangun kesadaran itu ingatkan manusia akan kewajiban dirinya. Bangun kesadaran itu yakinkan manusia akan tugas hidupnya. - Pertama, dunia ini akan ditinggalkan. Dunia ini sementara, cepat atau lambat pasti akan ditinggalkan. Sebanyak apapun pencapaian dunia, pasti akan ditinggal. Keluarga, harta, jabatan, tenar, semua akan ditinggal kari.   - Kedua, perjalanan hidup ini amat singkat. Hidup itu berjalan cepat sekali, dan nyaris tidak terasa. Usia dunia mungkin sudah jutaan tahun, itu saja tidak terasa. Apalagi, usia manusia yang enam puluh tahun, bagai sedetik. - Ketiga, tujuan hidup manusia adalah akherat. Hidup di dunia, bukan untuk dunia, tapi untuk cari bekal akherat. Banyak ibadah, banyak amal, memanfaatkan kesempatan singkat. Agar

BILA KAU INGIN MENJADI ORANG LUAR BIASA

Saudaraku, bila kau ingin jadi orang luar biasa, tinggalkan kebiasaan orang biasa dan kerjakan amal yang luar biasa. Orang biasa, punya kebiasaan fisik seperti orang biasa. Kau harus tinggalkan, kau harus punya kebiasaan yang luar biasa. Orang biasa, amalnya biasa-biasa saja, seperti kebanyakan orang. Kau harus tinggalkan, kau harus bisa lakukan pekerjaan luar biasa. - Perhatikan kebiasaan orang biasa. Mereka makan banyak, minimal tiga kali sehari. Mereka tidur banyak, minimal delapan jam per hari. Mereka ngomong banyak, apa-apa dibicarakan. - Kalian harus mampu meninggalkan itu semua. Makan secukupnya, apa adanya, bila perlu sering puasa. Tidur secukupnya, istirahat seperlunya, bila perlu sering melek. Bicara secukupnya, ngomong seperlunya, bila perlu banyak diam. - Tubuhmu akan sehat dan kuat, karena puasa itu menyehatkan. Pikiran jernih, otak berkembang, selalu kreatif dan inovatif. Energi tubuh utuh, tenang, kekuatan tubuh tidak hilang percuma. Kau kan menjadi orang yang punya nila

NIKMAT BESAR, DI BALIK NIKMAT KECIL

Saudaraku, Alloh sembunyikan nikmat besar di balik nikmat kecil, agar hamba mau belajar mensyukuri nikmat kecil. Hidup itu nikmat. Apapun yang kita dapatkan, pasti itu nikmat. Bila manusia mau menghitung nikmat Alloh, tidak akan terhitung. Ini bahasa Alloh, ini selera Alloh, untuk menguji hamba. Alloh sembunyikan nikmat besar di balik nikmat kecil. Agar hamba mau mensyukuri nikmat yang kecil-kecil. Agar hamba tidak menyepelekan nikmat yang kecil-kecil. Lain syakartum, la ajidannakum. (ayat) Kalau mau syukur nikmat, maka nikmat akan ditambah. Bila bisa mensyukuri nikmat kecil, akan dapat nikmat yang besar. Karena Alloh sembunyikan nikmat besar, di balik nikmat kecil. Renungan: - Ada orang mendapat hadiah ulang tahun dari sahabatnya. Hadiahnya berupa dompet yang usang dan jelek. Orang tadi merasa kecewa dan membuangnya di tempat sampah. Beberapa saat terdengar kabar, ada orang menemukan dompet usang dan jelek di tempat sampah yang berisi uang satu juta.   - Ada pengacara yang mendapat ha