TUBUH AKAN OTOMATIS, MELAKUKAN KEBAIKAN

Saudaraku, bila kita membiasakan diri berbuat kebaikan, maka tubuh akan otomatis melakukan kebaikan.

Berbuat baik itu awalnya dipaksa.
Berbuat baik itu awalnya dilatih.
Berbuat baik itu awalnya, dipacu dengan imbalan.

Lama-lama, akan terbiasa melakukan kebaikan.
Tanpa dipaksa, atau tanpa diberi imbalan.
Lama-lama, tubuh akan otomatis melakukan kebaikan.
Tanpa disuruh, tanpa diperintah.

Lama-lama, akan terbiasa melakukan kebaikan.
Kalau tidak melakukan, jiwa akan terasa hampa dan gersang.
Lama-lama, tubuh akan otomatis melakukan kebaikan.
Tanpa disuruh, tanpa diperintah.

Membiasakan diri melakukan ibadah.
Suatu saat, tubuh akan otomatis beribadah.
Melatih diri melakukan amal.
Suatu saat, tubuh akan otomatis beramal.
Suatu saat amal dan ibadah itu menjadi suatu kebutuhan.
Suatu saat amal ibadah, jadi suatu kesenangan dan kenikmatan.

Renungan:
  • Awalnya tahajud itu berat, berat sekali, ngantuk, dan lelah.
  • Setelah memaksakan diri, melatih diri, dan membiasakan diri.
  • Akhirnya setiap penghujung malam, diri kita otomatis tahajud.
  • Tahajud menjadi suatu kebutuhan, kalau tidak tahajud, hampa.
  • Sedekah itu berat, berat sekali, takut kurang, takut tak cukup.
  • Setelah memaksakan diri, melatih diri, dan membiasakan diri.
  • Akhirnya setiap ada kesempatan, diri kita otomatis sedekah.
  • Sedekah akan jadi suatu kebutuhan, kalau tidak sedekah, hambar...

Postingan populer dari blog ini

PENCAPAIAN PRIBADI DAN PENCAPAIAN SOSIAL

BANGGA PUNYA TUHAN ALLOH

JADILAH PRIBADI YANG MENYENANGKAN

ALLOH ITU MAHA BAIK DAN SANGAT BAIK

Tirakat Mengamalkan Yasin-Fadhilah

MAKSUD “KEUTAMAAN AL-`ALIM DI ATAS AL-`ABID”

MINTA SAJA PADA PEMILIKNYA