PRESTASI RUHANI, TIDAK DIKELILINGI PENDENGKI

Saudaraku, prestasi ruhani itu tidak dikelilingi oleh para pendengki.
Karena prestasi ruhani itu tidak nampak.

Prestasi atau pencapaian jasmani itu nampak.
Sehingga pencapaian jasmani, dikelilingi oleh para pendengki.
Makin banyak pencapaiannya, makin banyak musuhnya.
Punya rumah megah, banyak yang iri, banyak musuhnya.
Punya mobil mewah, banyak yang iri, banyak saingannya.
Punya jabatan tinggi, banyak yang iri, banyak yang tidak suka.
Punya banyak  gelar, banyak yang iri, banyak harap jatuhnya.

Prestasi atau pencapaian ruhani itu tidak nampak.
Sehingga pencapaian ruhani, tidak dikelilingi para pendengki.
Walau banyak pencapaiannya, tetap tidak punya musuh.
Kenal dan dekat Alloh, tidak ada yang iri, tidak punya musuh.
Cinta dan bersama Alloh, tidak ada yang iri, tidak punya musuh.
Khusuk dan nikmat ibadah, tidak ada yang iri, tidak punya musuh.
Suka beramal, suka sedekah, tidak ada yang iri, tak punya musuh.

Padahal pencapaian Ruhani itu sangat dahsyat.
Iman yang kuat, ketenangan yang dalam, dan kebahagiaan hidup.
Keselamatan abadi, kesehatan prima, dan kenyamanan hidup.
Tidak ada yang iri, tak ada yang dengki, karena tidak kelihatan.

Padahal nikmat ruhani itu sangat dahsyat.
Belum pernah dilihat mata, belum pernah terdengar telinga.
Belum pernah terbayang pikiran, belum pernah terbesit di hati.
Tidak ada yang iri, tak ada yang dengki, karena tidak kelihatan.

Renungan:
Andai nikmat ruhani bisa dilukiskan dengan kata, maka manusia sedunia, akan berlomba mendapatkannya. Tapi nikmat ruhani itu tidak diobral. Alloh berikan hanya pada hamba pilihan-Nya...

Postingan populer dari blog ini

PENCAPAIAN PRIBADI DAN PENCAPAIAN SOSIAL

BANGGA PUNYA TUHAN ALLOH

JADILAH PRIBADI YANG MENYENANGKAN

ALLOH ITU MAHA BAIK DAN SANGAT BAIK

Tirakat Mengamalkan Yasin-Fadhilah

MAKSUD “KEUTAMAAN AL-`ALIM DI ATAS AL-`ABID”

MINTA SAJA PADA PEMILIKNYA