Postingan

ALLOH ITU MAHA BAIK DAN SANGAT BAIK

Saudaraku, Alloh itu maha baik, dan sangat baik. Tapi Alloh suka menyembunyikan kebaikan-Nya. Alloh itu maha baik, semua kebaikan datangnya dari Alloh. Tapi Alloh suka menyembunyikan kebaikan-Nya. Andai kalian mau tafakur untuk melihat kebaikan Alloh. Kau pasti akan berterimakasih pada-Nya, akan syukur pada-Nya. kau pasti akan jatuh hati pada-Nya, kau akan mencintai-Nya. a. Alloh sembunyikan kebaikan-Nya di balik usahamu. Awalnya Alloh jadikan dirimu kerja keras. Kemudian Alloh jadikan dirimu kaya. Kerja keras dari Alloh, kaya dari Alloh, semuanya dari Alloh. Banyak orang berfikir, kaya karena usaha dan kerja kerasnya. b. Alloh sembunyikan kebaikan-Nya lewat tangan-tangan hamba. Semua kebaikan sumbernya dari Alloh, manusia hanya sarana. Kebaikan orang tua, itu hakekatnya kebaikan Alloh untukmu. Kebaikan suami / istri, itu hakekatnya kebaikan Alloh untukmu. Kebaikan orang lain, itu hakekatnya kebaikan Alloh untukmu. c. Alloh sembunyikan kebaikan-Nya, tak nampak di mata. Alloh gerakkan k

BANGGA PUNYA TUHAN ALLOH

BANGGA PUNYA TUHAN ALLOH Saudaraku, kita pernah berucap, rhoditu billahi robba, aku ridho Alloh menjadi tuhanku. Mestinya kita bangga punya tuhan Alloh. Alloh, tuhanku adalah menciptakan alam ini. Alloh, tuhanku adalah penguasa alam ini. Kepada Alloh, kami mengabdi. Kepada Alloh, kami selalu minta pertolongan. Aku bangga, pada Alloh tuhanku yang maha baik. Dia selalu memberi yang terbaik pada setiap hamba-Nya. Aku bangga, pada Alloh tuhanku yang maha kasih sayang. Dia mengatur kehidupan ini dengan kasih sayang. Aku bangga pada Alloh, aku menyembah Alloh dengan tulus. Aku bangga pada Alloh, aku meminta hanya pada Alloh. Aku bangga pada Alloh, tidak ada tuhan selain Dia. Aku bangga pada Alloh, tidak ada sekutu bagi-Nya. Aku bangga pada Alloh. Dia selalu memberi, diminta atau tanpa diminta. Aku bangga pada Alloh. Dia mencukupi, merawat, menjaga, menyayangi, diam-diam. Aku bangga pada Alloh. Hidupku, ibadahku, dan kelak matiku hanya untuk Alloh. Renungan: Ada seorang raja yang blusukan ke

PENCAPAIAN PRIBADI DAN PENCAPAIAN SOSIAL

Saudaraku, mengapa harus bangga dengan pencapaian pribadi, padahal Alloh ingin kalian punya pencapaian sosial. Pencapaian pribadi adalah keberhasilan untuk diri sendiri. Bisa hidup kaya, serba ada, serba tersedia, mudah didapat. Punya kedudukan, punya jabatan, terhormat, dan terpuji. Punya ilmu, punya deretan gelar, dan segudang prestasi. Namanya melambung, wajahnya terpampang di berbagai media. Pencapaian sosial adalah kemanfaatan diri untuk orang lain. Khoirukum anfa'akum lin nas. (ayat) Sebaik-baik kalian adalah yang banyak manfaatnya. Inni jailun fil ardy kholifah. (ayat) Alloh jadikan kalian sebagai pengelola di bumi. Apa yang sudah kau berikan pada umat ini. Apakah hartamu, sudah dipakai untuk menolong orang lain. Apakah ilmumu, sudah dipakai untuk kesejahteraan orang lain. Apakah jabatanmu, sudah memudahkan urusan orang lain. Apakah tenarmu, sudah bisa menyejukkan orang lain. Keberhasilan diri, tanpa manfaat bagi orang lain, itu akan sia-sia. keberhasilan diri, tanpa kepedul

JADILAH PRIBADI YANG MENYENANGKAN

Saudaraku, jadilah dirimu pribadi yang menyenangkan, agar banyak penggemarnya dan banyak rezekinya. Pribadi yang menyenangkan. Dia akan menarik banyak orang. Dia akan punya banyak penggemar. Kedatangannya selalu disambut dengan suka ria. Kehadirannya dirindukan orang, dengan sepenuh hati. Pribadi yang menyenangkan. Apapun usahanya akan maju. Apapun bisnisnya akan lancar tidak banyak rintangan. Dimanapun dia berada, akan punya banyak saudara. Setiap waktu, setiap saat, rezeki datang berlimpah. Jadilah pribadi yang menyenangkan. - Selalu menghargai dan menghormati orang lain. - Selalu ingin memberi, ingin melayani, dan ingin membahagiakan. - Hati-hati dalam bicara, bertindak, jangan sampai lukai orang. - Rendah hati, lemah lembut, sopan, penuh cinta dan kasih sayang. - Bila jumpa orang selalu mengosongkan diri, dan tidak pamer diri. - Suka mendengarkan, suka memperhatikan, suka memuji. Jangan jadi pribadi yang menyebalkan. - Selalu membanggakan diri, dan merendahkan orang lain. - Selalu

MINTA SAJA PADA PEMILIKNYA

Saudaraku, bila kau ingin kaya, minta saja pada pemiliknya. Alloh pemilik semua harta kekayaan ini. Alloh pemilik dunia ini. Alloh pemilik alam ini. Alloh pemilik bumi langit dan seisinya. Mudah bagi Alloh menjadikan dirimu kaya. Bahkan bila semua manusia minta kaya. Mudah bagi Alloh menjadikan semua manusia kaya. Dan hal itu tidak mengurangi kekayaan Alloh, walau sedikitpun. Semua kerajaan bumi dan langit, ada di tangan Alloh. Semua perbendaharaan bumi dan langit, ada di tangan Alloh. Tinggal bilang : Kun, fayakun. Tinggal bilang: Jadi, maka jadilah. Ringan bagi Alloh menjadikan kalian semua kaya. Tapi masalahnya, siapkah kalian jadi orang kaya. Siapkah kalian menggunakan harta hanya untuk bekal ibadah. Siapkah kalian tidak menyalahgunakan nikmat untuk maksiat. Siapkah kalian tidak sombong, dan tidak tinggi hati setelah kaya. Siapkah kalian tetap rendah hati walau sudah kaya. Siapkah kalian menyayangi fakir miskin. Siapkah kalian menyantuni anak yatim. Renungan: Perhatikan kehidupan Q

NASEHAT TERBAIK UNTUK ORANG LAIN

Saudaraku, nasehat terbaik untuk orang lain adalah dengan memberi contoh. Nasehat  yang terindah untuk orang lain, adalah dengan memberi suri tauladan. Orang yang lebih tua, cenderung menuntut pada yang lebih muda. Dia ingin agar yang lebih muda bisa berhasil dan bisa lebih baik. Caranya dengan memberi arahan, teguran, atau nasehat. Nasehat adalah bentuk kasih sayang dan kepedulian. Besar marah Alloh pada orang yang mengajak, tapi belum mengamalkan. (Ayat) Mestinya orang yang mengajak pada kebaikan, dirinya sudah melakukan kebaikan lebih dulu. Mustahil, orang mengajak kebaikan, tapi dia tidak melakukannya. Mustahil, orang melarang kejelekan, tapi dia melakukannya. Bicara itu mudah, mengajak itu gampang, lidah itu tidak bertulang. Tapi memulai dari diri sendiri itu amatlah sulit. Sebenarnya, bila kau berbuat baik, dan hidupmu menjadi baik. Maka cepat atau lambat, orang mencontohmu. Tak perlu banyak bicara, dan tak perlu banyak nasehat. Renungan: Ada seorang bapak memberi nasehat pada an

PUNYA SATU ILMU, LEBIH BAIK

Saudaraku, punya satu ilmu yang diamalkan itu lebih baik, daripada punya banyak ilmu, tapi tidak diamalkan. Ilmu tanpa amal, bagaikan pohon tanpa buah. Ilmu yang diamalkan, bagaikan pohon yang berbuah. Ilmu yang banyak diamalkan, bagaikan pohon banyak buah. Punya satu pohon yang berbuah, lebih baik dari pada punya banyak pohon tanpa buah. Ilmu tanpa amal, akan sia-sia. Iman tanpa amal kebajikan, akan sia-sia. Doa tanpa tindakan, akan sia-sia. Cita-cita tanpa langkah, akan sia-sia. Harapan tanpa kerja keras, akan sia-sia. Keinginan tanpa perbuatan, akan sia-sia. Indahnya pohon, bila berbuah. Indahnya ilmu, bila diamalkan. Manisnya iman, bila disertai amal sholeh. Terkabulnya doa, bila diiringi kerja keras. Terwujudnya cita-cita, bila disertai perjuangan. Harapan akan terwujud, bila kita melangkah. Keinginan akan jadi kenyataan, bila kita berjuang serius. Renungan: Ada seorang pemburu. Dengan bekal banyak senjata dia masuk hutan. Di tengah hutan dia jumpa seekor singa. Saking kagetnya, d

NRIMO ING PANDUM

Saudaraku, nrimo ing pandum artinya menerima dengan senang hati apapun yang Alloh berikan. Merasa cukup dan merasa puas dengan nikmat. Tidak merasa kurang dan tidak minta tambahan nikmat. Orang jelek, akan selalu merasa kurang dengan nikmat Alloh. Orang baik, akan merasa Ikhlas dengan pemberian Alloh, Orang luar biasa, akan merasa puas, dan syukur atas nikmat Alloh. Nrimo ing pandum yang jelek. Setelah mendapatkan nikmat pertama, dia larut menikmatinya. Dia diam, duduk manis, sambil menikmatinya. Nrimo ing pandum yang baik. Setelah mendapatkan nikmat pertama, menggapai nikmat kedua. Makin banyak nikmat yang didapatkan, maka akan makin banyak amal kebaikan yang bisa kita kerjakan. Memberi makan pada seribu orang, akan lebih baik daripada memberi makan hanya seratus orang. Gunakan nikmat yang didapat, untuk sarana berkasih sayang. Renungan: Sulaiman as, adalah orang yang kaya raya. Dia pandai bersyukur. Hartanya ditambah terus, karena syukurnya. Dia ahli sedekah. Hartanya ditambah terus,

MANUSIA ITU BUKAN KELEDAI

Saudaraku, hanya keledai yang jatuh dua kali di tempat yang sama. Manusia itu bukan keledai, tidak boleh jatuh dua kali. Manusia punya akal pikiran. Harus bisa merenung, berfikir, dan mengambil pelajaran. Kalau pernah jatuh pada suatu tempat, pada suatu masalah. Dia harus lebih hati-hati, agar tidak jatuh yang kedua kali. Binatang tidak punya pikiran, keledai tidak punya akal. Mereka tidak bisa merenung, apalagi mengambil pelajaran. Kalau mereka jatuh berkali-kali pada tempat yang sama, itu wajar. Namanya juga binatang, namanya juga keledai. Kalau menyakiti orang tua, hidupnya jadi sial. Kok, masih menyakiti orang tua terus, itu namanya keledai. Kalau nonton sepak bola, malamnya tidak bisa tahajud. Kok, nonton sepak bola terus, itu namanya keledai. Kalau punya hutang, hidupnya tidak nyaman. Kok, masih mencari hutang terus, itu namanya keledai. Kalau selingkuh, rezekinya mampet-pet. Kok, berani selingkuh terus, itu namanya keledai. Renungan: Ada orang miskin, yang hidup menderita. Dia k